Beri Tali Asih Kepada Orang Yang Membutuhkan, Sikap Pria Ini Diapresiasi

Iklan Semua Halaman

Iklan

Beri Tali Asih Kepada Orang Yang Membutuhkan, Sikap Pria Ini Diapresiasi

Kamis, 26 Desember 2019
Tokoh Pemuda Samosir Hatoguan Sitanggang memberikan Tali Asih kepada warga yang membutuhkan | ist

ExpresiNews - SIMANINDO

Masa Natal merupakan masa yang dianggap sebagai momen indah di kalangan Umat Nasrani. Pada masa ini ada keceriaan yang melingkupi. Namun ternyata tidak semua merasakan kebahagiaan sebagaimana dirasakan banyak orang.

Hal itu dirasakan seorang ibu yang sudah berusia tua. Esmi boru Tambunan (80) ternyata tak merasakan kebahagiaan dan sukacita Natal. Kondisinya cukup memprihatinkan. Esmi tinggal seorang diri tanpa sanak saudara dalam satu rumah peninggalan Almarhum ayahnya di Desa Unjur Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara.

Esmi sendiri tak dapat merayakan Natal sebagaimana yang orang lain rasakan, selain karena tubuhnya yang sudah sakit sakitan, dia hidup sendiri tanpa suami dan tanpa anak, karena dia tidak pernah menikah. Sehingga hari natal dirasakan biasa saja baginya.

"Sahalakhu do tinggal dijabu natininggalhon ni Amongon (saya tinggal sendiri dirumah peninggalan ayahku ini-red)," ujar Esmi Tambunan ketika disambangi di kediamannya, Rabu (25/12/2019).

Dia mengakui, bahwa dia sudah tidak mampu bekerja lagi, karena tubuhnya sudah lemah dan tidak mampu, sehingga kebutuhan hidupnya ditanggung oleh saudara laki lakinya yang tinggal di Parapat.

Melihat keadaan tersebut, dihari yang sama Hatoguan Sitanggang merasa terpanggil untuk berbagi kasih Natal terhadap Esmi Tambunan, "Saya sangat terharu melihat keadaan ibu ini, walau nilainya tidak seberapa, namun pemberian saya ini iklas dan tulus kepada ibu ini," kata Hatoguan di lokasi.

Dia mengatakan bahwa Esmi Tambunan selain butuh uluran tangan, dia juga butuh perhatian pemerintah, "Melihat keadaan ibu ini, tubuhnya sudah membungkuk, saya sangat kasihan, ibu ini sudah tidak pantas hidup sendirian lagi, harus ada yang memberinya makan dan minum, seharusnya Pemerintah juga sudah layak memperhatikan ini," lanjutnya.

Menurut Hatoguan, pemerintah sudah layak membuat Panti Jompo di Samosir. "Karena sudah banyak jompo yang ada di Samosir sehingga patut di beri perhatian khusus," pungkasnya.

Sementara itu, Obin Naibaho ketua FKTM (forum komunikasi tokoh masyarakat) Kabupaten Samosir ketika diminta tanggapannya, mengapresiasi sikap yang dilakukan oleh orang yang mau berbagi tali asih Natal tersebut.

"Saya sangat mengapresiasi atas tali kasih Natal yang dilakukan kepada Esmi Tambunan, bukan karena jumlahnya tapi karena niatnya yang tulus," tukasnya.

Harapan untuk pemerintah lanjut Obin, agar memberikan perhatian khusus kepada warga yang mengalami hal seperti ini. Khususnya pemerintah desa supaya tidak hanya memperhatikan pembangunan fisik.

"Kita harus menyarankan kepada pemerintah, secara khusus kepada pemerintah desa, supaya jangan hanya memperhatikan pembangunan fisik saja, kita harus memperhatikan warga kita yang ada di desa masing masing, orang tua kita yang sudah jompo, yang tidak bisa beraktifitas lagi dan tidak bisa lagi mengikuti perayaan natal dan tahun baru, mohon kepada pemerintah desa agar memberikan tali asih kepada orang orang tua kita yang sudah jompo," tuturnya. (MS)