Staff Khusus MPR RI Sampaikan Sosialisasi 4 Pilar Pada Pelantikan DPC KMDT Samosir

Iklan Semua Halaman

Staff Khusus MPR RI Sampaikan Sosialisasi 4 Pilar Pada Pelantikan DPC KMDT Samosir

Sabtu, 08 Februari 2020
Expresinews.com - Pelantikan Komite Masyarakat Danau Toba Kabupaten Samosir disinergikan dengan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Hotel JTS Parbaba Pangururan  (8/2).

Kata pembukaan Bupati Samosir dibacakan lansung oleh Staff Ahli Lemen Manurung karena sedang melaksanakan tugas luar kota, "Kita sangat mengapresiasi KMDT di Samosir, semoga dapat membawa daerah kita ini kearah yang lebih baik. Begitu pula tentang Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yaitu Pancasila, UUD, NKRI, Bhineka tunggal Ika dapat kita maknai dengan sungguh sungguh di Indonesia. Dan sekaligus meningkatkan satu kesatuan dari keberagaman, dan KMDT semakin luas mengumandangkan Samosir sebagai daerah destinasi wisata yang akan menjadi tempat yang aman dan tentram".

Makna dari kegiatan kita hari ini adalah menciptakan suasana yang nyaman dan kondusif serta menghimbau kita semua untuk menciptakan kebaikan di Samosir, dan kita berusaha menyikapi dengan bijak tentang berita hoak menjelang Pilkada serentak di Samosir. Mari kita memahami dgn baik tentang sosialisasi empat pilar ini agar kita dapat menerapkannya di tempat kita.

Kepala Staff Khusus MPR RI Jhonson Rajagukguk menyampaikan pesan dari Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dan sekaligus menyampaikan
pemaparannya tentang
empat pilar MPR RI yang mengatakan bahwa MPR RI bermasud bagaimana kita mengisi tujuan kita bernegara.
"Dengan adanya sosialisasi ini menjadi momen penting untuk peningkatan perkembangan pembangunan, dan multi dimensi. Tanpa kebersamaan di empat pilar ini kita dapat digilas zaman yang berkembang kedepannya".

Dilanjutkannya, Saya yakin akan adanya tatanan adat dalihan natolu dapat menjadikan daerah kita menjadi tempat yang bersahaja. Saya menghimbau agar kita menjaga ideologi Negara oleh kita semua karena NKRI adalah tempat kita berhimpun.

Antara lain Sosialisasi 4 pilar MPR RI yaitu :

-Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara.
-UU NKRI tahun 1945 sebagai konstitusi negara serta ketetapan MPR.
-Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

Mewakili DPRD Samosir dr.Magdalena Nuraini Sitinjak mantan PNS Kementrian Kesehatan dan Kadis Kesehatan di Kalimantan Selatan.

"Saya minta kepada semua pihak agar DPRD sekawasan Danau Toba dapat bekerjasama dan bersinergi untuk peningkatan pembangunan dan pariwisata semakin maju. Mari kita tidak banyak bicara, tapi perbanyaklah konsep" harap Magdalena.

Acara ini dilanjutkan dengan pelantikan pengurus DPC Komite Masyarakat Danau Toba Kabupaten Samosir oleh ketua umum pusat DPP KMDT Edison Manurung,SH, MH.

Sebagai ketua DPC Kabupaten Samosir dipercayakan kepada Bolusson Pasaribu mantan anggota DPRD Samosir dan Sekretaris adalah Drs Melani Butarbutar, MM yang juga mantan Staff Ahli Bupati Samosir.

Edison Manurung mengatakan bahwa Danau Toba ini sudah lama dilirik oleh para pimpinan pusat. "Saat ini Presiden Joko Widodo sangat mengapresiasi kawasan Danau Toba khususnya pada pengembangan pembangunan dan pariwisatanya. Ini bukti Danau Toba adalah sangat indah untuk dijadikan destinasi wisata dunia. Mari kita jadikan KMDT ini untuk menjadi wadah yang independen dan bertanggungjawab dan wadah ini juga sangat membantu tugas para pimpinan sekawasan Danau Toba".

Soal isu dihentikannya Festival Danau Toba 2020 Edison Manurung mengatakan akan menyikapinya secara positif, info itu kita anggap belum final, sementara tentang status Danau Toba sebagai Super Prioritas yang dikatakan akan dicabut itu adalah hoax, sebut beliau.

Kegiatan ini dihadiri Bupati Samosir, Polres Samosir, DPRD Samosir, tokoh masyarakat, Siswa/i SMAN II Pangururan.(Edwin)