Kinerja instansi di Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah belom Optimal.. disini perlu Fungsinya Inspektorat DiLampung Tengah
April 01, 2026
Lampung Tengah – Pasca libur Hari Raya Idul Fitri, kinerja aparatur pemerintahan di Kabupaten Lampung Tengah menjadi sorotan publik.
Sejumlah instansi dinilai belum kembali aktif menjalankan tugasnya secara maksimal, baik di lingkungan DPRD maupun Pemerintah Kabupaten.
Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa kantor pemerintahan terlihat sepi aktivitas, bahkan di jam kerja. Kondisi ini memicu keluhan dari masyarakat yang membutuhkan pelayanan administrasi dan kebijakan publik yang cepat serta tepat sasaran.
Situasi serupa juga terlihat di lingkungan DPRD Lampung Tengah dan jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah.
Minimnya kehadiran aparatur pasca libur panjang dinilai tidak sejalan dengan aturan disiplin ASN yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
Di sisi lain, peran Inspektorat Lampung Tengah sebagai pengawas internal pemerintahan turut dipertanyakan.
Lembaga yang seharusnya menjadi “penegak hukum” di kalangan ASN tersebut dinilai terkesan tutup mata terhadap pelanggaran disiplin yang terjadi.
Kondisi ini pun dikaitkan dengan komitmen pemerintahan era Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya reformasi birokrasi dan peningkatan disiplin aparatur negara.
Namun, implementasi di daerah dinilai belum berjalan optimal.
Akibat dari lemahnya kedisiplinan dan pengawasan ini, masyarakat justru semakin terjepit.
Sejumlah kebijakan dinilai tidak tepat sasaran dan cenderung salah kaprah, sehingga berdampak langsung pada pelayanan publik dan kesejahteraan warga.
Masyarakat berharap adanya tindakan tegas dari pimpinan daerah untuk menertibkan aparatur yang tidak disiplin serta mengoptimalkan fungsi pengawasan internal.
Dengan demikian, pelayanan publik dapat kembali berjalan normal dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dapat dipulihkan.